Menu Close

Tips Dokter Agar Anak Terbiasa Makan Sayur Sejak Kecil

Jadi, untuk mengakali ini, coba campurkan saja dengan makanan favorit mereka. Cara baru menikmati sayur yang bisa dilakukan bersama terutama saat pandemi dan berada #dirumahaja adalah menanam ragam sayuran yang bisa dipetik dan dikonsumsi bersama. Beli benih siap tanam dan media tanam di toko berkebun, lengkapi dengan sarung tangan, sekop mini, teko penyiram tanaman, serta pot lucu yang menambah semangat anak untuk berkebun. Membeli peralatan hidroponik secara online yang mudah diaplikasikan oleh anak bisa juga menjadi hal menarik untuknya. Serunya bercocok tanam bisa menumbuhkan rasa penasaran anak menunggu hasil panen, sehingga saat sayur siap dipetik mereka sudah tak sabar untuk segera menikmati. Ajaklah Si Kecil berkreasi dengan sayuran, misalnya membuat bentuk hewan di atas nasi menggunakan potongan sayur, seperti wortel, tomat, atau rumput laut.

Seperti yang sudah dikatakan, setiap orang memiliki kebutuhan serat harian yang harus dicukupi, tidak terkecuali untuk si kecil. Kita memang perlu sedikit kreatif dalam mengolah makanan untuk memancing selera si kecil. Apalagi, jika ia termasuk choosy eater, yang sangat susah melahap sayuran.

Dilansir dari laman Family Education.com anak disarankan untuk mengkonsumsi 1 hingga three cangkir sayuran per hari. Kali ini Popmama.com telah merangkum ideas agar anak mau makan sayur yang bisa Mama coba terapkan. Mengingat manfaat sayuran sangat penting untuk si kecil, jadi anda jangan menyerah jika si kecil tidak mau makan sayur. Anda dapat mencoba beberapa cara di atas agar si kecil mau makan sayur. Kandungan serat yang terdapat pada sayuran memiliki banyak manfaat, tidak terkecuali untuk anak-anak. Penyerapan nutrisi seperti kolesterol dan glukosa dapat diperlambat dengan serat.

Ia mengatakan, anak-anak memang sulit untuk menyukai sayuran dan buah untuk dikonsumsi setiap harinya. Jadi, solusinya para orangtua jangan cepat menyerah memperkenalkan sayur mayur dan buah yang baik untuk tubuh. Untuk menyiasati anak susah makan sayur, Anda harus tahu dulu jenis sayur kesukaan mereka. Hindari sayuran yang jika dimakan memiliki rasa pahit atau teksturnya keras dan alot, karena biasanya anak tidak suka. Selanjutnya jika anak sudah mulai suka makan sayur, barulah kamu dapat memberikan jenis atau olahan sayur lainnya. Jadi, Moms bisa mulai mengajak anak pergi ke dapur di pagi hari untuk memasak bersama.

Seringkali, anak susah makan sayur bukan karena tidak suka, namun karena dia memang pemilih soal makanan. Jangan pernah memaksanya makan sayur, dan yakinkan dia bahwa tidak ada hukuman atau hal buruk yang akan terjadi jika sesekali tidak makan sayur. Kreasikan sayur menjadi bentuk-bentuk benda unik yang menarik sehingga anak tertarik untuk memakannya. Misalnya, Anda bisa gunakan brokoli, asparagus, wortel, dan juga paprika. Bentuk atau sajian yang unik dapat membuat anak jadi mau makan sayur. Saat anak tidak suka makan sayur, Anda bisa mencampurkannya ke dalam makanan lain yang ia suka.

Untuk memudahkan anak dalam mengonsumsi, smoothies dengan tekstur yang halus bisa menjadi alternatif. Mengombinasikan jenis buah dan sayur yang manis dan sedikit asam, serta memiliki warna-warna yang kontras bisa menciptakan daya tarik tersendiri bagi anak. Dengan demikian, pada usia berikutnya, anak lebih terbiasa dengan aroma dan cita rasa sayur dan buah sehingga bisa menggemarinya. Tak hanya pemahaman dan ketelatenan, namun cara cerdik juga diperlukan untuk mengubah si ‘pemilih makanan’ menjadi ‘pencinta sayur dan buah’. Biarkan pula mereka sesekali mengaduk sayur yang tengah dibuat. Dari sini diharapkan anak akan mencoba memakan apa yang telah dimasaknya.

Setelah anak-anak sudah banyak mengenal buah-buahan manis, Moms bisa mulai mengenalkan buah-buahan dengan citarasa asam. Hal tersebut dilakukan supaya anak tidak hanya tahu dan suka dengan buah yang itu-itu saja. Contohnya, kamu bisa jelaskan kalau makan sayur bisa mencegah ia dari sembelit dan bermanfaat baik untuk kesehatan tubuhnya.

Cara agar anak mau mengkonsumsi sayur

Jika si Kecil menyerap air dalam jumlah sedikit, berikan ia frekuensi minum yang lebih banyak dengan porsi yang cukup. Jika berwarna Depo E-money gelap, artinya anak membutuhkan lebih banyak air. Menurut Catharine, cara ini sebenarnya bisa kita lakukan sejak awal masa menyusui.

Cobalah dengan memberikan hadiah untuk satu gigitan sayuran dan buah-buahan yang sebelumnya tidak ia suka. Kelak, ia akan menganggap sayuran tersebut adalah makanan yang sehat, dan hadiahnya berkaitan dengan sesuatu yang baik. Nyatanya, tidak semua anak suka memakan sayur dan buah-buahan.

Biarkan anak Anda menyesuaikan diri dengan rasa sayuran, hingga pada akhirnya mereka akan mulai menyukai rasanya. Dr. dr. Saptawati Bardosono MSc, mengatakan, sebaiknya ibu bisa lebih sabar dalam memberi pengertian ketika sang anak menolak saat diberi makanan yang mengandung sayur dan buah. Jika anda sudah mencoba berbagai cara agar si kecil mau makan sayur namun ia tetap menolaknya, sebaiknya anda jangan menyerah. Anda harus terus mencobanya, karena si kecil belum tentu seterusnya tidak mau mengonsumsi sayur. Sebelum menyukainya si kecil mungkin harus beberapa kali mencoba makanan tersebut. Anda dapat menawarkan lagi sayuran pada anak di lain waktu, namun dengan porsi yang wajar.